SHANGHAI – Rafael Benitez memuji calon lawan Real Madrid di turnamen pramusim International Champions Cup, AC Milan. Dia menyatakan, Rossoneri akan menjadi kekuatan yang mengerikan di Serie A di bawah asuhan pelatih baru, Sinisa Mihajlovic.
Milan termasuk kubu yang gemar bongkar pasang pelatih dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2014, rival sekota Inter Milan itu sudah gonta-ganti nakhoda empat kali, berturut-turut Massimiliano Allegri, Mauro Tassotti, Clarence Seedorf, dan Filippo Inzaghi.
Akan tetapi, Benitez sama sekali tidak memiliki keraguan terhadap kemampuan Mihajlovic. Musim lalu, Diavolo Rosso berada di urutan 10 klasemen akhir Serie A.
“Ini adalah klub yang sangat saya sukai. Perubahan manajerial berarti mereka masih ambisius dan ingin menjadi lebih baik,” kata Benitez, seperi diberitakan Goal, Kamis (30/7/2015).
“Mereka memiliki pemain-pemain besar, dan pelatih besar yang memiliki musim luar biasa bersama Sampdoria. Saya yakin mereka akan sukses di ke depannya,” lanjut pelatih berpaspor Spanyol ini.
Milan kesulitan mengembalikan pamornya sebagai salah satu penguasa Italia dalam beberapa tahun belakangan. Supercoppa Italia pada 2011 adalah prestasi terakhir yang diraih Ignazio Abate dan kawan-kawan.
Milan termasuk kubu yang gemar bongkar pasang pelatih dalam beberapa tahun terakhir. Sejak 2014, rival sekota Inter Milan itu sudah gonta-ganti nakhoda empat kali, berturut-turut Massimiliano Allegri, Mauro Tassotti, Clarence Seedorf, dan Filippo Inzaghi.
Akan tetapi, Benitez sama sekali tidak memiliki keraguan terhadap kemampuan Mihajlovic. Musim lalu, Diavolo Rosso berada di urutan 10 klasemen akhir Serie A.
“Ini adalah klub yang sangat saya sukai. Perubahan manajerial berarti mereka masih ambisius dan ingin menjadi lebih baik,” kata Benitez, seperi diberitakan Goal, Kamis (30/7/2015).
“Mereka memiliki pemain-pemain besar, dan pelatih besar yang memiliki musim luar biasa bersama Sampdoria. Saya yakin mereka akan sukses di ke depannya,” lanjut pelatih berpaspor Spanyol ini.
Milan kesulitan mengembalikan pamornya sebagai salah satu penguasa Italia dalam beberapa tahun belakangan. Supercoppa Italia pada 2011 adalah prestasi terakhir yang diraih Ignazio Abate dan kawan-kawan.
{ 0 comments... read them below or add one }
Post a Comment